Beralih Windows - Ancaman Pengguna Windows 7


Windows merupakan sistem operasi yang sangat popular dikalangan kalangan pengguna PC dan Laptop. Windows menawarkan berbagai fitur yang sangat mudah dipahami oleh para penggunanya dari pada fitur yang ditawarkan oleh sistem operasi lainnya. Jika diakumulasikan jumlah pengguna sistem operasi windows bisa mencapai 84 % rata-rata penduduk seluruh dunia bahkan bisa lebih dari itu. Sistem operasi windows yang diproduksi oleh Microsoft mengeluarkan berbagai jenis versi Sistem Operasi (OS) seperti Windows 98, Vista, XP, Windows 7, Windows 8, Windos 8.1, dan versi terbaru Windows 10. Setiap versi sistem operasi dikeluarkan tentu ada ada edisinya seperti Home, Pro, Ultimate, dan sebagainya.
Setiap edisi tentu Microsoft memberikan berbagai jenis fitur dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing disetiap edisi yang dikeluarkan oleh Microsoft. Akan tetapi, peringatan pahit serta menakutkan plus menegangkan datang untuk para pengguna windows 7. Peringatan tersebut merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dan diperhatikan oleh para pengguna sistem operasi windows 7. Peringatan tersebut resmi dikeluarkan oleh Microsoft sebagai produsen sistem operasi Windows. Peringatan tersebut berbunyi bahwa pada tanggal 14 Januari 2020 yang akan datang Microsoft akan menghentikan segala bentuk dukungan terhadap Windows 7.
Jika  dukungan tersebut dihentikan tentu sangat berdampak terhadap keamanan pengguna sistem operasi Windows 7. Ancaman keamanan tersebut dapat berupa mudahnya komputer maupun laptop yang masih menggunakan Windows 7 terkena infeksi virus-virus komputer seperti malware, Trojan, dan virus-virus lainya. Hal tersebut terjadi diakibatkan Microsoft tidak lagi menambah tingkat keamanan yang terdapat di sistem operasi Windows 7. Untuk itu, bagi pengguna Windows 7 sudah saat untuk meninggalkan sistem operasi kesayangannya ke versi yang lebih tinggi seperti Windows 8, 8,1, atau langsung menggunakan sistem operasi Windows 10 versi keluaran Microsoft yang terbaru.
Beberapa tahun yang lalu, ketika Microsoft merilis Windows 10, Microsoft menawarkan bagi para pengguna Windows 7 dan lainnya untuk melakukan Upgrade secara gratis ke Windows 10. Tujuan pemberian Upgrade tersebut memang bertujuan agar para pengguna Windows 7 harus segera menggunakan Windows 10 yang segi keamanannya lebih tinggi dari versi Windows-Windows sebelumnya. Jika dukungan keamanan yang handal dihentikan terhadap Windows 7 tentu akan menjadi sasaran empuk para Hacker dalam melancarkan aksinya. Menurut IBTimes yang dikutip pada tanggal 1 bulan 12 tahun 2019 menyatakan bahwa para hacker akan memanfaatkan celah yang disebut dengan nama EternalBlue yang merupakan celah yang sudah dicuri oleh group hacker ShadowBrokers yang berasal dari National Security Agency.
Oleh karena itu, bagi para pengguna Windows sudah saatnya berbesar hati untuk beralih versi Windows agar tingkat keamanannya semakin terjamin. Menurut laporan dari Microsoft sendiri bahwa pengguna Windows 7 yang diakumulasi dari seluruh dunia sudah berada di posisi penggunan Windows 10. Akan tetapi, sampai saat ini masih ada kurang lebih dari 184 juta jiwa masih menggunakan sistem operasi Windows 7. Angka tersebut hanya berdasarkan data para pengguna sistem operasi Windows berskala Komersial. Microsoft juga mengklaim bahwa di China masih banyak computer yang menggunakan sistem operasi Windows 7 yang tersebar diberbagai sekte kehidupan baik pengguna rumahan maupun bidang perkantoran Pemerintahan maupun Swasta. Selain itu, Microsoft juga menyatakan bahwa Negara asal produksi Microsoft sendiri yaitu Amerika Serikat masih terdapat sekitar 46 juta pengguna computer memakai Windows 7. Hal tersebut menunjukkan bahwa Windows 7 masih sangat dicintai oleh para pengguna sistem operasi Windows diseluruh dunia.
Keputusan Microsoft untuk menghentikan tingkat keamanan terhadap Windwos 7 tentu sebuah keputusan yang sudah dirancang dan dipertimbangkan dengan matang oleh para team ahli yang ada di Microsoft. Microsoft sendiri sudah menargetkan bahwa pengguna Windows 10 akan mencapai 1 Milliar pengguna pada tahun 2020. Pernyataan tersebut dikeluarkan pada bulan April tahun 2015 silam. Microsoft mengeluarkan pernyataan tersebut karena pihak Microsoft sangat yakin kalau para pengguna sistem operasi Windows selain Windows 10 akan mempertimbangkan dari berbagai aspek seperti sistem keamanan dan sebagainya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Beralih Windows - Ancaman Pengguna Windows 7"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...