Deskripsi 5 Film Special Screening 201Filmmaker

Sedikit deskripsi singkat film produksi 201Filmmaker
Lepas
Film Lepas merupakan hasil karya yang disutradarai oleh Umaru Shoddiq. Film Lepas mengangkat cerita tentang seorang mahasiswi disebuah kampus yang diculik oleh seorang pemuda. Mahasiswi tersebut diculik dan disergap ketika mengambil kunci kendaraanya yang ketinggalannya di dalam ruangan kelas.  Kronologi penculikan tersebut dikarena mahasiswi tersebut ingin pulang dan menuju parkiran kampus. Akan tetapi kuncinya tidak ditemukan didalam tas maupun saku baju, jaket, celana, dan dalam tas. Lepas merupakan sebuah film pendek yang diproduksi oleh 201Filmmaker pada tahun 2017. Film Lepas merupakan film pertama yang dihasil dari kerjasama semua crew 201Filmmaker. Selang beberapa saat, mahasiswi tersebut terbangun dalam keadaan tangan terikat kebelakang disebuah kursi.
Mahasiswi tersebut meronta-ronta untuk melepaskan diri dan terjatuh kelantai disebuah Gedung tua. Pemuda yang menculiknya ingin membunuh mahasiswi tersebut dengan sebilah pisau. Pisau tersebut ditusukkan ke telapak tangan mahasiswi tersebut. Tak lama kemudian, datang seorang pemuda dengan sebuah motif menghadang pemuda tersebut sehingga membunuhnya dengan pecahan kaca yang ditusukkan dilehernya. Melihat keadaan tersebut mahasiswi tersebut mencoba melarikan diri dan berhasil lolos. Dengan sigapnya mahasiswi tersebut lari dan naik sebuah transportasi online. Sehingga mahasiswi tersebut lolos dari maut yang mengintainya.

Tamu
Film Tamu merupakan sebuah karya bersama yang diproduksi oleh 201Filmmaker. Film Tamu disutradarai oleh seorang mahasiswi perempuan bernama Dinda Aina. Film tamu diproduksi pada tahun 2019. Tamu dengan genre horror mengangkat isu tentang adanya keyakinan bahwa pembalut yang tidak dibasuh akan dijilat oleh makhluk halus. Dalam film Tamu sutradara menceritakan ada seorang perempuan yang datang bulan (sehingga judul film dibuat dengan Tamu). Anak perempuan tersebut meminta roti (pembalut) kepada teman satu kamarnya agar tidak tembus. Roti bekas yang sudah digantikan dibuang ke tong sampah. Tiba-tiba teman sekamarnya mengingatkan kalau bekas roti jika tidak dibasuh akan dijilat oleh setan. Namun, anak perempuan tersebut tidak menyakininya. Dalam keadaan tertidur anak perempuan tersebut tiba-tiba terbangun karena bermimpi melihat makhluk halus sedang menjilat roti yang dibuang ke tong sampah yang ada dikamar mandi.

Dembalan
Film Dembalan disutradarai oleh M. Zainal yang diproduksi oleh 201Filmmaker. Dembalan juga mengusung genre horror yang diproduksi pada tahun 2019. Film Dembalan mengangkat cerita tentang sekelompok pemuda yang camping disebuah pinggiran danau. Ketika mereka asing bercengkrama tiba-tiba datang seorang orang tua  mengatakan kepada salah seorang dari mereka bahwa mereka semua akan mati. Ketika sudah mengatakan itu orang tua tersebut pergi. Teman-temanya bertanya kepada temannya perihal yang disampaikan orang tua tersebut. Namun, dengan santai dia mengatakan tidak mengerti bahasa Batak. Dia mengatakan kalau dia adalah orang Batak millinneal dengan diiringi canda tawa dari teman-temannya.
 Hari semakin larut dan mereka menuju tenda kemah untuk istrirahat. Tak berapa lama salah seorang dari mereka terbangun dan meraba kesamping. Tiba-tiba dia kaget tidak mendapati teman perempuannya. Dengan rasa kaget dia bangun dan keluarga melihat kiri kanan untuk mencari temannya. Tiba-tiba dia melihat temannya ada di pinggiran danau yang bersimpuh darah. Melihat hal tersebut dia lari meronta-ronta dan membangun temannya yang masih tertidur. Tiba-tiba temanya juga ikut meninggal tanpa ada sebab. Dalam keadaan menanggis pemuda yang masih selamat memohon kepada orang tua yang datang mengingatinya agar menyelamatkannya. Namun, nasib tak bisa berubah. Pemuda tersebut juga ikut menyusul kedua temannya yang sudah meninggal dengan menganaskan. Dari film terlihat bahwa mereka meninggal disebabkan mereka membakar ikan yang didapati dari danau yang mana ikannya dilarang untuk dinikmati. Menurut sutradaranya mereka terkena kutukan karena sudah memakan ikan dari danau yang terlarang.

Tahayul
Film Tahayul merupakan sebuah film pendek yang disutradarai oleh Agung Hidayah. Film Tahayul juga film yang diproduksi oleh 201Filmmaker. Film Tahayul menceritakan tentang pengukapan sebuah misteri yang sering dialami oleh seorang pemain game. Ada seorang pemuda yang memiliki hobi bermain game. Akan tetapi, ada kejadian yang aneh ketika dia meninggalkan meja tempat dia bermain game. Keanehan tersebut terlihat dari sebuah headset yang diberantakan dan diikat tanpa arah. Melihat kejadian tersebut membuat pemuda tersebut merasa aneh kenapa headsetnya selalu seperti itu.
Dengan inisiatif tersebut, pemuda tersebut melihat CCTV yang terpasang dan mengarah ke meja tempat dia bermain game. Pemuda tersebut mengamati secara seksama. Akan tetapi, dia hanya mendapatkan pemandangan visual yang gelap. Tetapi, selang beberapa saat tiba dia melihat sosok yang aneh. Dia terus memperhatikan sosok tersebut. Tiba-tiba sosok yang terlihat di CCTV tersebut menampakkan wajah aslinya yang sangat seram.
Karin
Film Karin merupakan sebuah film yang diproduksi untuk memenuhi sebuah matakuliah Penyutradaraan di jurusan Televisi dan Film Universitas Potensi Utama Medan. Film Karin disutradarai oleh seorang filmmaker Medan bernama Umaru Shodiq. Film Karin diproduksi melalui tahapan yang sangat Panjang bahkan sempat dibenah  ulang yang produksinya sudah mencapai 80 %. Film Karin menceritakan sosok seorang gadis yang bernama Karin. Karin tinggal disebuah kos-kosan dan jauh dari kedua orang tuanya. Dengan keseharian yang jauh dari orang tua membuat dia bebas mau melakukan apa saja yang ia sukai. Pada suatu hari dengan yang disebabkan kecerobohannya dia mendapat gangguan dari sosok yang tidak dikenal.
Hari demi hari Karin sering mendapat teror dan gangguan dari sosok tersebut. Usut punya usut penyebab Karin diteror disebabkan pada suatu hari Karin menambrak seorang pejalan kaki. Ketika itu, Karin meminjam mobil temannya dan membawa mobil tersebut kesuatu tempat. Tiba-tiba Karin kaget dan turun dari mobil dan melihat ke depan dan mendapati sosok yang bersimpuh darah. Melihat keadaan tersebut Karin lari tanpa memperdulikan pemuda yang ia tabrak. Mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan dan harus dibawa kebengkel. Dalam keadaan yang sedang dihantui, tagihan perbaikan mobil datang, uang kos menunggak. Dengan kondisi tersebut membuat Karin stress.
Dalam keadaan pikiran yang berkecamuk Karin melihat hp nya dan melihat sebuah poto dan mendapati ada sosok dibelakang potonya. Dengan perasaan kaget tersebut Karin mendapat sebuah SMS dari temannya. Sms tersebut berbunyi bahwa ada sosok pemuda yang mati tabrak lari oleh seseorang. Ketika dikubur ibu dari pemuda tersebut melarang membuka ikatan tali pocong agar anaknya datang menghantui dan membalas dendam terhadap orang yang menabraknya. Tiba-tiba Karin kaget karena ada yang mengedor pintu kosnya dengan sangat kencang. Karin menjadi kaget dan mengunci pintu kamarnya namun itu tidak membuahkan hasil. Sosok yang menghantuinya mucnul dalam sosok pocong yang menyeramkan. Karin lari dengan penuh ketakutan. Sosok tersebut terus mengejar kemana arah Karin lari. Dengan ketakutannya Karin lari keluar Kos menuju jalan raya. Tiba-tiba Karin tertabrak mobil.
Sekian deskripsi singkat special screenning film 201Filmmker yang di Screening oleh Layar Indie Project 5. Special screenning tersebut diadakan pada tanggal 15 Desember 2019 beberapa hari yang lalu. Menurut informasi yang didapat 201Filmmaker mendapat ide untuk dijadikan sebuah film mereka dapatkan dari fenomena sosial yang sering terjadi ditengah-tengah masyarakat. Dalam metode garap 201Filmmaker terinspirasi dari film-film horor Thailand. Dengan kemampuan yang mereka miliki walaupun berada dalam keterbatasan. Akan tetapi 201Filmmaker tetap berusaha melakukan produksi dan hasilnya sangat memuaskan seperti kelima film yang sudah diulaskan diatas. Keterbatasan bukan akhir dari berkarya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Deskripsi 5 Film Special Screening 201Filmmaker"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...