Jangan Bersedih : Arti Sebuah Kehidupan

Infosalapan.Com – liku-liku kehidupan datang silih berganti menghampiri setiap insan yang ada di permukaan bumi ini. Liku-liku kehidupan yang datang beraneka ragam menghiasi setiap sudut dalam kehidupan manusia. Aneka ragam liku kehidupan tersebut datang sesuai dengan garis kehidupan yang sudah ditentukan sebelumnya. Ketika kita masih dalam kandungan Ibu dan sebelum kita dilahirkan kita sudah mengikat ikrar terhadap sang Pencipta. Ikrar yang kita ucapkan sebagai tanda kita bersedia menerima setiap liku kehidupan yang akan datang menghampiri kita di alam dunia ini.
Ikrar yang sudah kita sepakati merupakan bentuk cerminan kualitas diri yang akan kita raih di alam dunia. Kita menyadari liku-liku kehidupan datang menghampiri ada kalanya bahagia, senang, sedih, dan sebagainya. Kita juga sudah menyadari bahwa liku-liku kehidupan tersebut terkadang datang tanpa kita duga dan kita inginkan.
Kehidupan yang diberikan kepada kita merupakan sebuah perjalanan yang akan berakhir pada masanya. Masa berakhir kehidupan tersebut tak kan pernah kita sadari tanpa kita mengetahui arti dari sebuah kehidupan yang datang bersamaan dengan liku-liku kehidupan. Arti sebuah kehidupan sudah ditanamkan dalam diri ketika kita berdialog dan berikrar dengan sang Pencipta ketika kita masih dalam kandungan seorang Ibu yang sederhana.
Akan tetapi, kita sebagai manusia hanya sering menuntut kesempurnaan dari setiap liku-liku kehidupan yang ada. Kita tidak menyadari bahwa dulu kita sudah berikrar akan segala konsekuensi yang akan diterima. Kita tidak menyadari bahwa untuk meraih kualitas diri yang penuh makna kita harus siap menerima segala bentuk liku-liku kehidupan yang datang. Ketika liku kehidupan datang dalam wujud kesedihan, kesusahan, dan sebagainya kita hanya mengerutu tanpa sebab. Bahkan terkadang kita menlontarkan kata serampah yang tak pantas kita ucapkan. Kita lupa kita diberi kehidupan untuk apa ?.
Sebagai insan yang lemah sudah sepantasnya kita bersyukur dengan jalan hidup yang sudah kita pilih. Sudah sepantasnya kita menjalani kehidupan ini penuh keikhlasan. Sudah sepantasnya kita memahami kembali arti ikrar yang sudah kita ucapkan di alam kandungan ibu kita dulu. Sudah sepantasnya kita belajar untuk memahami arti sebuah kehidupan yang tak selamanya berisi dengan kebahagian dan senyuman. Sudah sepantasnya kita menghapus air mata, menghapus duka, kenangan pilu, dan sebagainya yang datang menghampiri kehidupan kita.
Sebagai insan yang tak memiliki daya upaya, sudah sewajarnya kita menghiasi setiap sudut dalam kehidupan kita dengan senyuman walau dibalut dengan duka lara  yang tak terucap. Kita harus bisa melihat arti sebuah kehidupan dari berbagai perspektif agar kita menjadi pribadi yang berkualitas penuh dengan kejutan yang tak terduga.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Jangan Bersedih : Arti Sebuah Kehidupan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...