Melayu Tanjung Pura dalam Karya Visual Pameran Studio DKV Potensi Utama


Medan, 22-23 Januari 2020 merupakan momen yang sangat berarti bagi segenap mahasiswa-mahasiswi program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Potensi Utama terutama yang mengambil matakuliah Studio. Dihari tersebut mahasiswa-mahasiswi Desain Komunikasi Visual memamerkan hasil karya Studio mereka agar dapat di apreasiasi oleh para pengunjung pameran.

Para pengunjung pameran Studio DKV sangat antusias melihat, memberikan masukan, berselfie ria dengan pengkarya dan sebagainya. Pameran yang berlangsung di Aula Universitas Potensi Utama ini berjalan dengan lancar sesuai dengan yang dinginkan oleh panitia pameran.
Dalam pameran tersebut terlihat berbagai jenis bentuk karya yang dipamerkan. Karya-karya tersebut seperti: Sign System Gedung Universitas Potensi Utama, Sign System Gedung Sekolah Tritech, Sign System Pantai Magrove, dan banyak karya lainnya. Yang paling unik dalam pameran tersebut terlihat sebuah karya yang menampilkan sebuah identitas Melayu yang ada di Sumatera Utara.
Dalam karya visual “Tanjoeng Poera Kampung Melayu” pengkarya memetakan tempat wisata berdasarkan jenis masing-masing seperti: Tempat Wisata Bersejarah yang didalammnya ada Masjid Azizi yang terdapat makam Pahlwan Nasional T. Amir Hamzah, Besilam Babussalam sebuah kampong Religi, Museum yang menyimpan benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Melayu Tanjung Pura. Selain itu, ada Tempat wisata kuliner khas Tanjung Pura dan Wisata pusat oleh-oleh khas Tanjung Pura.
Karya visual “Tanjoeng Poera Kampung Melayu” ini dibuat oleh beberapa orang pengkarya yang berasal dari kelas IB DKV Pagi yang berjumlahkan 5 orang Pengkarya. Pengkarya tersebut adalah Ayu Murini Wulandari, Capi Adrian Piliang, Mutiara Nasyahwa, Ahmad Zulkifli, dan Muhammad Zulfan.
Rifqi, Seorang pengunjung pameran Studio DKV menyebutkan bahwa sudah sepatutnya karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa-mahasiwi Program Studi DKV Potensi Utama ini diberi Apreasi dan diperkenalkan ke dunia luar agar ke depanya karya-karya yang dihasilkan lebih baik lagi dan memiliki nilai jual. Rifqi juga sangat antusias melihat setiap karya yang pamerkan terutama yang bernuansa etnik seperti karya visual “Tanjoeng Poera Kampung Melayu”.
Para dosen yang mengajar di Fakultas Seni dan Desain Potensi Utama, terutama para dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual sangat berharap kegiatan pameran ini dapat diadakan setiap semester. Selain itu, para dosen juga berharap setiap karya yang sudah dihasilkan dapat ditingkatkan lagi dan dipamerkan diluar kampus agar dapat dikenal dan dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai elemen.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Melayu Tanjung Pura dalam Karya Visual Pameran Studio DKV Potensi Utama "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...